KEDAULATAN RAKYAT

Begini idealnya…

Seluruh rakyat berdaulat atas negara ini berdasarkan Pancasila. Tetapi, tidak seluruh rakyat berkumpul setiap hari untuk rapat. Karena itu dibutuhkan PERWAKILAN. Wakil-wakil rakyat itu dipilih oleh rakyat untuk setiap hari mewakili mereka dalam rapat tentang negara.

Pemilihan wakil rakyat itu dilakukan seluruh rakyat melalui Pemilu, di bilik TPS. Secara sederhana, para wakil rakyat adalah WAJAH dari rakyat yang memilihnya.

Parpol (political party = kelompok politik) menugaskan CALON wakil rakyat yang merupakan kader² terbaiknya. Parpol inilah yang memproduksi para calon pemimpin. Best of the best dari para kader terbaik ini dipilih sebagai Ketua. Best of the best dari para Ketua itu ditunjuk sebagai Ketua Umum.

Parpol menjadi banyak karena perbedaan platform, ideologi, manifesto, visi, misi, dlsbg. Yang sama dari Parpol² itu adalah pada ketaatan terhadap Pancasila.

Jadi, seorang pemilih di TPS pada hakikatnya memilih Parpol serta memilihkan seorang perwakilan bagi Parpol yang bersangkutan.

Misalnya, mencoblos Elnino saja (satu coblosan) pada hakikatnya memilih GERINDRA pimpinan Prabowo Subianto sekaligus menugaskan Elnino mewakili dirinya. Elnino yang terpilih itu akan bertugas mewakili Gorontalo di bawah komando Prabowo.

Begitulah idealnya.

Tetapi ada oknum² dari parpol² itu yang korupsi. Partainya yang salah? Tidak. Para Ketua Umum Parpol² yg ada pasti tidak ingin kadernya korupsi, sebagaimana ortu menginginkan anaknya berbuat baik dan menghindari yang tidak baik.

Menurut saya, mayoritas orang baik mestinya ada di parpol. Hanya dengan cara itu maka lembaga perwakilan rakyat akan menjadi lebih baik.🙂

Start typing and press Enter to search