PEJABAT TINGGI LEMBAGA NEGARA INI PERNAH BAWAKAN TAS SAYA

Gedung DPR MPR RI

Tahun 2009 saya anggota DPD RI, dia adalah staf sekretariatnya. Walaupun umurnya lebih senior daripada saya, bang Rahman Hadi memposisikan dirinya secara psikologis sebagai staf. Artinya, dia merasa harus melayani saya yang pejabat negara.

Saya dan senior ini kadang berdebat soal itu. Dia ngotot melayani, saya ngotot jangan dia layani. Dia lebih senior, jejaknya sebagai aktifis juga lebih daripada saya. Networknya juga lebih banyak di tingkat nasional. Saya minderlah sama dia. Saya hormati dia. Biar saya dilayani para junior saja, jangan dia yamg melayani. 😁

Suatu kali, kami menjadi bagian rombongan DPD ke Mongolia dibiayai oleh World Bank. Selama bbrp hari dia berkeras membawakan koper dan tas ransel sy. Untuk menghindari debat yg sama, sy terpaksa membiarkannya walaupun sy tdk happy..

Tahun lalu, dia dilantik sebagai Sekjen DPD RI. Saya tertegun dan merenung… “Takdir Allah…,” kata sy dalam hati sebelum menelponnya memberi ucapan selamat dan doa.

Demikianlah… Takdir Tuhan… Orang yg suka mengalah itu, rendah hati itu, sahabat yg pernah membawakan koper sy itu…kini menduduki satu dari hanya delapan Sekjen lembaga negara di Indonesia.

Dia tetap humble dan masih merendah, padahal jabatannya sangat tinggi. Semoga sehat selalu, sukses terus, dan tetap membumi, bang Rahman Hadi. Baarakallaahulakum sekeluarga. Aamiin… 🙏😊🙏

Start typing and press Enter to search